28 June 2011

Bahaya Diet Cuka Apel

Cuka apel dipercaya bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi selera makan. Diet ini menyarankan pelakunya untuk minum dua sampai tiga sendok teh cuka apel sebelum makan.

Selain untuk diet, Cuka apel (apple vinegar dan apple cider vinegar) diklaim selama puluhan tahun mampu mengobati berbagai macam penyakit, antara lain mengencerkan darah, mengobat arthritis, sampai menurunkan badan dan kadar kolesterol dalam darah. Namun kebanyakan semua itu hanya faktor kepercayaan/sugesti, karena tidak ada data ilmiah atau penelitian yang bisa membuktikan bahwa cuka apel memiliki berbagai khasiat yang disebutkan.

Tidak disarankan mengkonsumsi senyawa asam asetat (asam cuka) secara berlebihan, karena bisa mengganggu kesehatan lambung, apalagi bagi mereka yang memang memiliki gangguan sistem pencernaan. Meminumnya secara terus menerus bisa melukai tenggorokan dan lambung.

Di US sendiri cuka apel tampil juga dalam kemasan pil, dijual sebagai diet supplement or vitamin. Banyak yang bilang, kalau rajin mengkonsumsi cuka apel maka dapat membantu menurunkan berat badan, tapi hasil penelitian BELUM membuktikan hal tsb. 

Bila memang ingin menurunkan berat badan kita tidaklah perlu mengkonsumsi cuka apel terus-menerus, melainkan mengubah pola makan seperti mengganti makanan yang biasa di konsumsi atau tetap mengkonsumsi makanan yang sama namun dibedakan cara mengolahnya.

Berikut adalah cara sederhana untuk mengurangi asupan kalori dari diet makanan sehari-hari, seperti dikutip Good Health & Medicines:

  • Ganti telur dadar, orak-arik, atau mata sapi dengan telur rebus.
  • Ganti Muffin dengan kacang-kacangan
  • Ganti keju cheddar dengan fetta Sebanyak 30 g keju cheddar mengandung 500 kJ (120 kalori), sedangkan fetta hanya 300 kJ (72 kalori).
  • Ganti mentega dengan margarin rendah lemak. Sebanyak 10 g mentega mengandung 300 kJ (72 kalori), sedangkan margarin ringan hanya sekitar 175 kJ (42 Kalori)
  • Ganti gula dengan kayu manis
  • Ganti susu penuh lemak dengan susu rendah lemak. Sebanyak 250 ml susu penuh lemak memiliki kalori 690 kJ atau sekitar (165,6 kalori), sedangkan susu skim 450 kJ (108 kalori).
  • Ganti sereal atau keping jagung rendah serat dengan yang tinggi serat
  • Ganti yoghurt penuh lemak dengan yoghurt tanpa rasa rendah lemak plus buah segar. Yoghurt penuh lemak dengan berat 200 g mengandung 1,000 kJ (240 kalori). Bandingkan dengan yoghurt tanpa rasa rendah lemak dengan tambahan 5 butir stroberi yang hanya memiliki 560 kJ (134,4 kalori).

No comments: